DaerahTerkini

Cak Ghoni Nahkodai BAMUSI Surabaya

 SURABAYA, Jatimjarrakpos.com – PDI Perjuangan Kota Surabaya kukuhkan kepengurusan Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Pada Rabu siang (16/2/22).

 Bamusi Sendiri mempunyai tugas menyebarkan wawasan Islam yang membawa rahmat bagi semua.

Ketua Bamusi Kota Surabaya, Abdul Ghoni Muklas Ni’am, berharap Bamusi memberikan oase kebangsaan, menyebarkan wawasan Islam rahmatan lil alamin.

“Alhamdulillah, semoga teman teman yang terlibat untuk membesarkan Bamusi ini berjuang untuk menyebarkan Islam yang membawa rahmat bagi semua, yang sejuk dan damai,” kata Abdul Ghoni, yang juga anggota DPRD Kota Surabaya.

Sebab menurutnya, berbicara konteks kebhinekaan, keberagaman dan kebangsaan sudah selesai. Sebab saat ini konteksnya adalah standarisasi terkait kepakaran.

“Sehingga Bamusi di harapkan bisa melakukan dakwah dengan pengetahuan dan pemahaman agama Islam yang mendalam,” Ucap Abdul Ghoni.

Diuraikan, Bamusi awal berdirinya mendapat dukungan dari tokoh-tokoh NU dan Muhammadiyah, di tingkat nasional maupun lokal.

“Jadi pada 29 Maret 2007 dideklarasikan Bamusi ditingkatan pusat oleh Ibu Megawati dan dihadiri tokoh agama, ada KH Hasyim Muzadi, KH Said Aqil Siradj, Din Syamsuddin, Dr. Azyumardi Azra dan Buya Ma’arif. Sehingga tidak lagi muncul politik identitas.” Papar Ghoni.

Maka, ia menegasakan, bahwa Kota Surabaya sudah bersepakat sebagai kota toleran dan harus betul betul dijaga.

“Maka saya sampaikan, keberadaan Bamusi bisa jadi oase luar biasa paling tidak jadi mercusuar di tengah keringnya keagamaan yang rahmatan lil alamin, tandas Ghoni.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono menyatakan Bamusi dibentuk PDI Perjuangan, dengan dukungan sejumlah tokoh agama dari NU dan Muhammadiyah. Begitu pula dalam pembentukan Bamusi Kota Surabaya di masa lalu.

“Dalam kinerjanya di Surabaya, Bamusi melakukan dakwah agama kepada umat, memperkuat jiwa gotong royong di masyarakat, termasuk melayani keperluan-keperluan umat,” kata Adi.

Sebagai organ yang dibentuk dan di bawah PDI Perjuangan, otomatis Bamusi haru juga sejalan dengan garis kebijakan PDIP,

“Yakni mendorong agar penyebaran agama Islam atau dakwah Islam dengan kedamaian, semangat gotong royong, cinta kasih, dan mendatangkan rahmat bagi semuanya

Maka, di kantor PDIP Surabaya, setiap hari besar selalu diperingati. Seperti memperingati Hari Santri Nasional, tahun lalu. “Yang dihadiri ketua PCNU Surabaya, KH Muhibbin Zuhri dan Walikota Eri Cahyadi, serta kader-kader PDI Perjuangan dan masyarakat luas,” kata Adi.(UQ)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button