Daerah

Masa Tahanan Habis Berkas Tak Kunjung Komplit, 6 Tersangka Kasus Korupsi Jalan Jenangan-Kesugihan Bebas

Ponorogo,jarrakpos.com,Penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan peningkatan jalan Jenangan-Pesugihan, Pulung nampaknya menuai jalan berliku.

Setelah salah satu tersangka mengajukan sidang pra peradilan beberapa waktu yang lalu, kini 6 tersangka dalam kasus itu, bisa menghirup udara segar. Mereka dibebaskan dari rutan kelas 2B Ponorogo setelah 4 bulan ditahan, Sabtu (30/7).

Indra Priangkasa, pengacara 4 tersangka mengatakan client nya keluar demi hukum. Alasannya, karena kerja penyidik sampai hari ini belum menyelesaikan tugas-tugas penyidikannya sehingga belum dianggap lengkap oleh jaksa peneliti.

“Dalam istilah umum belum P21. Sementara tersangka sudah ditahan selama 120 hari. Berdasarkan pasal 29 ayat 6 kitab UU Acara, ketika melewati 120 hari maka tersangka harus keluar demi hukum,”paparnya.

Langkah selanjutnya, ia akan berkomunikasi dengan penyidik kejaksaan untuk menanyakan posisi perkara ini. “Apakah ada potensi tidak terpenuhinya unsur atau bagaimana. Kalau sampai kesana maka kita melakukan upaya hukum lain,”terangnya.

Sementara Mohammad Pradhipta Erfandhiarta, pengacara tersangka F juga mengatakan karena masa tahanan 120 hari sudah habis, maka harus lepas demi hukum. “6 tersangka dipulangkan dulu sampai berkasnya lengkap. Kita akan lihat perkembangan dulu, tapi secara profesional kita akan siapkan langkah-langkah hukum,”katanya.

Disisi lain Hariyono, Kepala Pengaman Rutan Kelas 2 B Ponorogo mengatakan, 6 tersangka sudah dikeluarkan berdasarkan surat dari pihak kepolisian pada hari Jum’at 29 Juli 2022, yang menyampaikan bebas demi hukum. “Tentu kami menindaklanjuti dengan membebaskan ke 6 tersangka,”paparnya.

Ia juga mengatakan, ke 6 tersangka sudah menjalani tahanan selama 4 bulan atau 120 hari. “Selama saya bertugas disini, ini baru pertama kali ini, khususnya kasus korupsi yang dibebankan demi hukum,”katanya.

Seperti diketahui, dalam dugaan kasus korupsi pengadaan dan peningkatan jalan Jenangan-Pesugihan tahun 2017, Polres Ponorogo menetapkan 6 tersangka. 4 diantaranya ASN Dinas PUPKP, satu orang sebagai pemenang tender dan satu orang sub kontraktor.(dd)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button