Daerah

Rangkaian Grebek Suro, Malam 1 Suro, Kirab Dan Jamas 3 Pusaka Ponorogo

 

Ponorogo, Jarrakpos.com-, Sudah menjadi tradisi bagi masyarakat jawa bila menjelang malam 1 suro ada kesakralan budaya yang tak bisa dipisahkan, seperti di Kabupaten Ponorogo bertepatan rangkaian Grebeg Suro 2022 ini menggelar kirab pusaka.

Dimana hal tersebut membuat antusias masyarakat Ponorogo sangat luar biasa tumpah ruah memadati jalan protokol guna menyaksikan kirab pusaka peninggalan pendiri atau adipati pertama Ponorogo yakni Batoro Katong, pada Jum’at (29/7/2022).

Masyarakat yang menyaksikan kirab pusaka tersebut dari berbagai penjuru di Ponorogo.Untuk diketahui bahwa ada tiga pusaka yang dikirabkan yakni Songsong Payung Tunggul Wulung, Tombak Tunggul Nogo, dan Sabuk Angkin Cinde Puspito.

Dan prosesi kirab sendiri mempunyai literasi sejarah dimana dari kota lama dan makam Batoro Katong yang berada di desa Setono menuju kota tengah hingga sekarang.

Sementara itu Bupati Sugiri Sancoko menjelaskan bahwa semenjak 2 tahun akibat pandemi tidak ada kegiatan Grebek Suro, Alhamdulillah pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Ponorogo bisa menggelar kembali budaya jawa yakni Grebeg Suro seperti dalam rangkaian acara yakni kirab dan penjamasan ketiga pusaka serta 52 kegiatan yang beraneka ragam baik budaya dan lain lain.

Dikatakannya bahwa penjamasan pusaka tersebut masih dalam rangkaian perayaan Grebeg Suro dan Hari Jadi Ponorogo ke 526.

“Saya berharap di pemerintahan juga diberi kemudahan dalam melayani amanat masyarakat Ponorogo dan lebih makmur,” paparnya.

Salah satu warga Ponorogo asal Desa Balong, Dedy Yulianto bersama keluarga mengaku sangat merindukan akan tradisi budaya leluhur saat memasuki bulan suro seperti rangkaian acara Grebeg Suro yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

“Mudah-mudahan di bulan 1 Suro atau malam 1 Muharram 1444 Hijriah ini Ponorogo semakin maju, sejahtera dan makmur,” tukasnya.(ad/dd)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button