Daerah

Klarifikasi Anggota Dewan, Johan: Itu Keterangan Tak Benar!

Sampang, Jarrakpos.com – Kasus yang menimpa seorang Publig Figure yakni wakil rakyat Daerah Sampang, dari fraksi PDI perjuangan inisial IE, yang diduga telah melakukan penganiyaan terhadap salah satu rekan Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Madura Bersatu (Formabes) juga salah satu Rekan Wartawan Media online Beritaterbit.com Johan Nirwanto, terus berlanjut.

Seputar berita hangat yang terjadi pun terus bergulir memadati si pembaca, karena yang seharusnya Lembaga dan Media adalah mitra, kawan justru berbalik menjadi seorang lawan.

Mengingat kronologi premanisme memalukan, yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Sampang inisial IE, sungguh sangat memalukan dan mencoreng nama baik jabatannya, Namun, ia masih memberikan Klarifikasi seolah tidak berbuat atau melakukan seperti yang sudah tayang di Media Televisi dan beberapa media online.

Johan Nirwanto, selaku korban dan saksi mata menepis Klarifikasi oknum Dewan yang telah melukai teman nya itu.

“Jika si oknum dewan itu memberikan klarifikasi, tidak pernah memukul, saya harap dia berani menerima tantangan saya untuk melakukan sumpah pocong di Madegan nantinya.”paparnya.

Masih menurutnya, penegakan hukum ini harus terus berlanjut karena menyangkut nama baik teman se profesi dan para aktivis supaya kejadian tak terulang kembali.

“Perlu saya sampaikan ini menyangkut nama baik Profesi dan aktivis, biar tidak di anggap remeh,” imbuhnya.

Disamping itu, unit IV Satreskrim Polres Sampang Aipda Soni Eko Wicaksono membenarkan atas pemanggilan korban penganiyaan untuk dimintai keterangan.

“Korban baru keluar dari rumah sakit makanya baru bisa dimintai keterangan,”ungkapnya.

Terpisah, pada Kamis 11/08/2022. Maskur telah memenuhi pelaporan yang di Dampingi langsung Oleh Lawyer SOLEKAN JHONY, S.H., yang berkantor Cabang di KarangPloso Kabupaten Malang, Beserta Patners H. ACHMAD BAHRI, S.AG, M.H., juga H. ABD RAZAK, S.H M.H.,

“Saya sudah memenuhi pemanggilan bersama tiga kuasa hukum, selebihnya saya pasrahkan ke pihak APH,”tutup maskur.

Perlu diketahui, penganiyaan terjadi di Dusun Bengseketeng, Desa Panggung Sampang, sehingga berita diterbitkan masih mengupayakan konfirmasi ke pihak – pihak terkait. (Ed/dd)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button