Daerah

Eratkan Silaturahmi, Kapolres Malang Raya beserta Dandim Gelar Audiensi dengan Aremania

Malang,JatimJarrakpos.com – Polres Malang kembali menggelar bincang santai dengan pendukung tim sepakbola Arema Fc, Aremania dan Aremanita, guna mempererat tali silaturahmi, di Tennis Indoor Polres Malang, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (24/9/2022) malam.

Forum silaturahmi yang rutin digelar oleh Kapolres Malang setiap bulan tersebut bertujuan untuk menjembatani komunikasi antara pendukung Arema, Panpel, dan pihak manajemen Arema Fc, serta mempererat hubungan Aremania dengan Polres Malang demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Malang.

Ada yang istimewa dalam forum silaturahmi kali ini, yaitu kehadiran Kapolres Malang Raya antara lain Kapolres Malang Kota Kombespol Budi Hermanto, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat, dan Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, serta Dandim 0818 Letkol Inf Taufik Hidayat, Dandim 0833 Letkol Kav Heru Wibowo, Danyon Zipur 5 Mayor Czi Arief Rochman Hakim, juga pejabat utama Polres Malang.

Sementara dari perwakilan Aremania hadir manajer Arema Fc Ali Rifki, ketua Panpel Arema Abdul Haris, Koordinator Match Steward Suko Sutrisno, dirijen suporter Yuli Sumpil dan Sam Yones, koordinator wilayah aremania dan koordinator komunitas aremania se-Malang Raya, serta 100 aremania dan aremanita yang ikut meramaikan acara pada malam itu.

Sebelum kegiatan berlangsung, para tamu undangan dipersilahkan menikmati hidangan yang telah disediakan Polres Malang. Nampak keakraban berlangsung hangat dalam kegiatan ramah tamah tersebut.

Acara dibuka oleh Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dengan jargon kebanggaan Aremania, “Salam satu jiwa! Arema, Salam Satu Bangsa! Indonesia,” pekiknya disusul riuh tepuk tangan seluruh yang hadir dalam Tennis Indoor.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Aremania yang telah menjamu dengan baik Bobotoh, suporter Persib Bandung, pada pertandingan Arema sebelumnya, Minggu (11/9) lalu.

Seperti yang diketahui bahwa Aremania sempat menjadi _trending topic_ berita persepakbolaan nasional beberapa waktu lalu. Banyak media cetak maupun online yang memberitakan aksi aremania menerima dan menyambut hangat Bobotoh di tribun Stadion Kanjuruhan dalam gelaran Liga 1 pekan ke-9 tersebut.

Meskipun hasil akhir pertandingan Arema Fc terpaksa harus memberikan 3 poin kepada tim lawan, namun tidak ada aksi provokasi maupun persekusi yang dilakukan suporter Arema Fc terhadap pendukung Persib Bandung.

“Pada 1 Oktober kita akan menjamu tetangga sebelah, Persebaya Surabaya. Kami yakin kelasnya aremania dan aremanita ini berbeda. Tolong kami dari kemanan dibantu untuk mengamankan pertandingan tersebut,” pesan Kapolres.

Sementara itu, Kapolres Malang Kota Kombes Budi juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Aremania.

Menurutnya Arema Fc adalah klub yang luar biasa. Pihaknya berjanji akan mengawal dan menjaga Aremania dalam setiap laga Arema di Malang.

“Kita haus akan gol, satu niat, satu tekat, satu semangat. Jaga dan pertahankan nama baik Arema. Rekan-rekan Arema luar biasa, dari Malang untuk Indonesia,” pungkas Kombes Budi.

Dandim 0818 juga turut menambahkan, kalah menang dalam pertandingan adalah hal biasa, tugas kita sebagai pemain ke-12 adalah memberikan motivasi.

“Kami sudah pernah tugas keliling Indonesia. Tetapi yang kita banggakan hanya satu, Salam Satu Jiwa-nya Arema. Jangan kita cederai dengan hal-hal negatif yang bisa menjatuhkan nama baik arema maupun aremania,” tutur Letkol Taufik.

Pada kesempatan yang sama, manajer Arema Ali Rifki juga memberikan apresiasi terhadap Polres Malang karena telah rutin menggelar forum silaturahmi dengan Aremania.

Pihaknya juga mengucap syukur dan terimakasih kepada pihak kepolisian atas bantuan kemanan yang selama ini diberikan dalam setiap pertandingan Arema Fc.

Manajemen Arema bersama aremania dan aremanita, lanjut Ali, sudah sepakat tidak akan melakukan kegiatan sweeping kendaraan bermotor dari plat L maupun sekitarnya, serta tidak akan ikut terprovokasi maupun menyebar berita hoax di media sosial.

Senada dengan Ali, Ketua Panpel Arema Abdul Haris juga berharap jargon yang digaungkan selama ini yaitu No Rasis, No Flare, No Anarkis, supaya tetap dijaga dan dilaksanakan oleh pendukung Arema. Agar suasana stadion tetap kondusif dan meminimalisir sanksi akibat pelanggaran dalam penyelenggaraan pertandingan.

Sementara itu, dirigen suporter Yuli Sumpil turut menegaskan bahwa rival aremania bukan plat L, karena banyak warga Malang yang bekerja dan mempunyai kendaraan dengan _letter_ L.

“Jangan sampai kita melakukan sweeping terhadap kendaraan plat L, 1 Oktober nanti, tunjukkan bahwa kita adalah suporter bermartabat,” pesan Yuli.

Perbincangan dalam forum silaturahmi malam itu berlangsung dengan akrab dan hangat. Rasa kekeluargaan yang kental terasa seiring bergantian perwakilan dari aremania menyampaikan saran dan masukan kepada panpel maupun pihak kepolisian. Pihak manajemen Arema juga turut menjawab pertanyaan dan keluhan yang diutarakan oleh sebagian komunitas aremania kepadanya.

Terkait dengan pertandingan Liga 1 yang mempertemukan Arema vs Persebaya pada Sabtu (1/10) depan, Kapolres Malang AKBP Ferli menyampaikan bahwa secara umum Polres Malang dibantu polres penyangga, Brimob, TNI, dan pihak terkait, siap mengamankan jalannya pertandingan maupun pengamanan setelah selesai pertandingan.

“Mohon kita sama-sama jaga Malang, jangan sampai kita sama dengan suporter lainnya. Saya yakin Aremania ini memang beda kelasnya,” pungkas AKBP Ferli.

Menjelang pukul 22.00 WIB kegiatan silaturahmi ditutup dengan doa dan foto bersama, serta pernyataan dan komitmen dari aremania-aremanita untuk turut serta menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Malang tetap aman dan kondusif. (dik/dd)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button